Sabtu, 03 November 2018

Pra 2 PKMPB Matematika

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua!

Pada hari Sabtu, 3 November 2018, saya mengikuti rangkaian agenda kebaikan berbasis pelatihan kepemimpinan, yakni Pra 2 PKMPB Matematika, yang dilaksanakan di GDS lantai 10.

Acara dimulai sekitar pukul 7.30, dengan peserta terlebih dahulu melakukan check point, shalat dhuha, dan presensi sesuai prodinya, lalu dibariskan secara tertib untuk masuk ke ruangan yang telah disediakan. Pada rangkaian kali ini, disuguhkan dua materi penting, yaitu mengenai mekanisme sidang, dan mekanisme pemilu, yang sebelumnya sudah ditugaskan membuat essay dengan tema serupa.

Materi yang dijelaskan pertama yakni mekanisme sidang, dengan pembicara kak Ryan Fahri Husaini. ada banyak hal yang saya dapat dari materi ini. di antaranya adalah sebagai berikut.

Sidang merupakan suatu forum formal organisasi untuk membahas masalah tertentu untuk menghasilkan keputusan yang akan menjadi ketetapan. Keputusan tersebut mengikat seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan. Hal ini diatur dalam PO Permusyawaratan. 

Fungsi dan tujuan sidang antara lain.
  1. untuk melaksanakan tugas dan wewenang lembaga legislatif
  2. mencari pemecahan suatu masalah
Jenis jenis sidang.
  1. Paripurna, dihadiri oleh seluruh komponen peserta sidang
  2. Komisi, dihadiri anggota komisi saja
  3. Pleno/besar, diikuti oleh seluruh peserta sidang, biasanya membahas review suatu kepengurusan
  4. Istimewa, membahas hal yang krusial
Istilah dalam sidang.
  1. Pending, menghentikan sidang sejenak
  2. Skorsing, menghentikan sidang sejenak untuk melakukan lobbying
  3. Lobbying, diskusi di luar pengaturan pimpinan sidang
  4. Voting, pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak
  5. Quorum, syarat jumlah sederta sidang dimulai (50%+1), keputusan dianggap sah
  6. Interupsi, memotong pembicaraan orang lain
  7. Prosidang, hasil ketetapan sidang
  8. Konsideran, perangkat sidang untuk mengesahkan ketetapan
Suatu sidang pasti membahas agenda tertentu. Agenda sidang sendiri merupakan susunan acara persidangan. Jenis persidangan punya agenda persidangan yang berbeda-beda

Selain agenda, sidang juga memiliki tata tertib. Tata tertib merupakan aturan yang mengatur jalannya persidangan.

Pimpinan Sidang.
  1. Pimpinan lembaga legislatif yang sah
  2. Jika berhalangan, anggota dapat menjadi pimpinan sesuai dengan kesepakatan
  3. Jumlah pimpinan sidang harus ganjil (1,3,5)
Pimpinan sidang memiliki tugas, antara lain.
  1. Memimpin sidang
  2. Mengesahkan keputusan
Wewenang pimpinan sidang.
  1. Menertibkan persidangan
  2. Mengambil keputusan dalam persidangan
  3. Mengganti pimpinan sidang
Aturan ketukan palu.
1x :
  • mengesahkan keputusan, memberi peringatan.
2x :
  • untuk mempending
  • menskors dan mencabur skorsing
3x :
  • membuka dan menutup sidang
  • mengesahkan keputusan final
Jenis-jenis Interupsi.
  • Point of order
  • Point of clarification
  • Point of information
  • Point of personal previllage
  • Point of explanation
Tata cara interupsi.
  • angkat tangan, sebut nama, izin interupsi
  • akan berlaku selama tidak mengganggu jalannya persidangan
Kejadian istimewa.
  • Walk out
  • Palu sidang hilang
Materi kedua yaitu mekanisme pemilu, yang dibawakan oleh kak Yulyani Yogi Pangastuti. Beberapa hal penting yang saya catat adalah sebagai berikut.
PEMILU UNJ
landasan dasarnya yaitu PO UNJ no. 3 dan no. 7

Pemilu sendiri ada dua jenis, yaitu eksekutif dan legislatif. pemilu eksekutif untuk memilih ketua BEM, dan pemilu legislatif untuk memilih anggota LLM.

Perangkat pemilu.
  • KPU (Komisi Pemilihan Umum)
  • Panwaslu (Pantitia Pengawas Pemilu)
  • DKPP (Dewan KEhormatan Penyelenggara Pemilu)
  • Peserta
  • Pemilih
Di setiap akhir materi, selalu diadakan simulasi agar para peserta mengetahui bagaimana mekanismenya secara langsung.

Setelah kedua materi dibacakan, agenda berikutnya yaitu kumpul kelompok untuk membahas penugasan dan pembagian barang per kelompok. Kemudian, acara terakhir yaitu evaluasi. Acara ini berlangsung hingga sekitar pukul 15.00.

Sekian dulu informasi yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Senin, 29 Oktober 2018

Pra1 PKMPB Matematika

Pada hari minggu, bertepatan dengan hari sumpah pemuda, saya telah melaksanakan rangkaian acara ke-2 PKMPB Matematika, yaitu Pra 1. Acara ini dimulai sekitar pukul 07.30 pagi tadi. Peserta mengisi absensi terlebih dahulu sebelum akhirnya dibariskan dan diatur untuk masuk ke GHA lantai 2.

Pada rangkaian acara kali ini, peserta disuguhkan 3 materi penting yang akan sangat berguna dan dapat menjadi pertimbangan untuk keikutsertaan dalam organisasi nantinya. 3 materi tersebut yaitu Legislatif, Eksekutif, dan juga Advokasi. Materi-materi bermanfaat tersebut dibawakan oleh pembicara-pembicara yang merupakan kakak tingkat.

Materi pertama adalah legislatif yang dibawakan oleh para ketua LLMP (Lembaga Legislatif Mahasiswa Prodi), yakni kak Anugerah Ali Wardana (ketua LLM prodi pendidikan matematika), kak Bella Oktavia (ketua LLM prodi matematika), kak Fachry M. (ketua LLM prodi ilmu komputer). Dari materi ini, saya mmendapatkan ilmu yang amat sangat bermanfaat.

Apa sih legislatif itu? Secara umum, legislatif didefinisikan sebagai suatu badan atau dewan yang membuat atau merumuskan suatu peraturan dan kebijakan. Dalam lingkungan kampus, lembaga ini juga ada dalam berbagai tingkatan, yakni tingkat universitas dengan nama Majelis Tinggi Mahasiswa (MTM), tingkat fakultas dengan nama Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), dan tingkat prodi dinamakan Lembaga Legislatif Mahasiswa (LLM).

LLM memiliki 4 fungsi, yaitu:

  1. legislasi
  2. anggaran(budgeting)
  3. aspirasi 
  4. pengawasan
Selain fungsi di atas, LLM dalam mengemban jabatannya memiliki tugas dan wewenang.
beberapa tugas LLM antara lain:

  1. Mengesahkan kebijakan
  2. Mengadakan sidang pleno
  3. Berkoordinasi dengan civitas akademika
  4. Mengevaluasi LPJ BEM
Sementara beberapa wewenangnya antara lain:
  1. Menyelenggarakan forum tertinggi prodi
  2. Memberi teguran, nasihat, dan saran
selain tugas, fungsi, dan wewenang, LLM juga mempunyai hak dan kewajiban, di antaranya sebagai berikut.
Hak LLM
  1. Interpelasi, meminta keterangan terkait kebijakan yg dikeluarkan eksekutif
  2. Angket, menyelidiki kebijakan tersebut
  3. Menyatakan pendapat
Kewajiban LLM:
  1. Memegang teguh Tri Dharma Perguruan Tinggi
  2. Melaksanakan AD ART opmawa UNJ
  3. Mempertahankan kerukunan civitas akademika
  4. Mendahulukan kepentingan UNJ di atas kepentingan pribadi
  5. Menaati kode etik dan tata tertib opmawa UNJ
Pada pemaparan materi legislatif ini juga dijelaskan mengenai program kerja selama menjabat. Selain itu, dalam tugasnya memberikan evaluasi terhadap kinerja BEM, LLM juga memiliki kriteria poin penilaian tertentu yang harus dicapai.

Materi yang kedua adalah eksekutif yang dibawakan oleh 3 ketua BEM dari masing masing prodi, yakni  Kak Fauzi Ramadhan (Pendidikan Matematika), Kak Wimbo Fari Susilo (Matematika), dan Kak Febrian Abdul (Ilmu Komputer).

Seperti yang kita ketahui bersama, di setiap universitas memiliki badan eksekutif yang beranggotakan mahasiswa, yakni bernama BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). BEM juga memiliki tingkatan, yakni tingkat universitas, fakultas, dan prodi. Materi yang dijelaskan di acara ini berada pada ruang lingkup prodi. Beberapa materi yang saya dapat antara lain.
Tugas BEM:
  1. Membuat program kerja
  2. Memberi laporan secara berkala
  3. Menindaklanjuti aspirasi
  4. Transparansi dana
Kewenangan:
  1. Memberi aspirasi dari mahasiswa ke birokrat
  2. Koordinasi dengan lembaga terkait
  3. Mengirim delegasi
Hak:
  1. Mewakili opmawa
  2. Memberi saran dan kritik kepada LLM
  3. Koordinasi dengan pihak rektorat
  4. Anggaran
Kewajiban:
  1. Melaksanakan AD ART
  2. Menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan TInggi
  3. Menaati prinsip demokrasi
  4. Menjaga etika dan norma
  5. Melaporkan hasil kerja
  6. Memberi sosialisasi suatu kebijakan
  7. Menampung aspirasi
Materi yang ketiga yaitu mengenai advokasi, yang dibawakan oleh kak Endra Pratama. Advokasi dapat dikatakan sebagai suatu badan yang membantu sesama tanpa melihat siapa yang ditolong, bisa jadi mereka bukan orang yang dikenal sebelumnya. Untuk menjadi seorang advokat, seseorang perlu menumbuhkan suatu kepekaan sosial dalam dirinya. cara untuk menumbuhkannya antara lain sebagai berikut.
  1. tidak banyak ketawa, karena dapat mengeraskan hati
  2. tidak banyak makan, selalu bersyukur setiap saat
Ada beberapa teknik dalam advokasi, diantaranya:
  1. Riset
  2. Kampanye
  3. Negosiasi
  4. Agitasi massa
  5. Pengelolaan media
  6. Evaluasi
  7. Administrasi
Setelah materi, agenda selanjutnya yaitu diskusi kelompok. Lalu dilanjutkan dengan evaluasi, dan acara pun selesai sekitar pukul 15.30.

Sekian dulu tulisan kaya kali ini, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Rabu, 17 Oktober 2018

Briefing PKMPB Matematika UNJ

PKMPB (Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Prodi Bersama) Matematika adalah suatu pelatihan untuk membentuk jiwa kepemimpinan mahasiswa yang diikuti oleh mahasiswa rumpun matematika dan merupakan program kerja dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Rumpun matematika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini sendiri memiliki 4 prodi, yakni matematika murni, pendidikan matematika, statistika, dan ilmu komputer.

PKMPB ini memiliki beberapa rangkaian acara. Pada 17 Oktober 2018 ini, dilaksanakan acara briefing yang dimulai pada pukul 12.30 hingga 17.00. Mahasiswa mengisi presensi terlebih dahulu sebelum akhirnya dibariskan dan diatur untuk masuk ke dalam aula daksinapati dengan tertib dan teratur.

Acara dimulai dengan berbagai sambutan ketua acara dan ketua BEM per prodi. Kemudian, MC memperkenalkan lagu dan jargon dari acara ini. Barulah setelah itu masuk ke acara inti, yakni berbagai materi yang bermanfaat oleh para pembicara yang luar biasa.

Materi pertama yaitu PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang dibacakan oleh Kak Agustiani Putri dengan moderator kak Nia dari BEM Pendidikan Matematika. Kak Agustiani sendiri merupakan sosok yang luar biasa menurut saya pribadi, dimana beliau menjadi juara 1 mahasiswa berprestasi UNJ. Tentunya untuk menjadi mawapres UNJ diperlukan berbagai seleksi yang ketat dan pastinya dibutuhkan segudang prestasi yang menunjang terpilihnya beliau untuk menjadi mawapres ini. Luar biasa, ya.

Beliau memaparkan beberapa materi penting mengenai PKM, yaitu di antaranya penjelasan mengenai PKM 5 bidang dan beberapa tahapan agar dapat lolos PIMNAS, yakni dimulai dari seleksi proposal se-Universitas. Ka Agustiani juga memberikan beberapa contoh mengenai judul proposal yang lolos PIMNAS. Ada beberapa yang menarik perhatian saya, yaitu celana anti pembalut dan kipas kecil pada sumpit untuk mengurangi suhu mie yang akan disantap. Hmmmm, menarik sekali yaaa!

Selain itu, sang juara mawapres 2018 UNJ ini juga menjelaskan mengenai tips dan trik agar proposal kita diterima, yakni dimulai dengan pemilihan judul yang menarik, yang dapat memberi solusi suatu permasalahan yang tergolong urgent di masyarakat, serta inovatif, artinya belum ada penemuan itu sebelumnya. Jadi, PKM tidak boleh copas ya, big no! 

Saya mendapat ilmu baru mengenai PKM dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan teman-teman. Saya tidak terpikirkan sebelumnya jika PKM juga harus ada lembar Pertanggungjawaban. Selain itu, jika kita telah mendapat dana namun PKM kita gagal, kita harus mengembalikan uang sebesar yang kita dapatkan tersebut. Wah, semoga hal itu tidak menyurutkan niat untuk membuat KPM ya, hehehe. Benar-benar menambah ilmu baru.

Materi dilanjutkan setelah Salat Ashar berjamaah. Materi yang kedua yaitu "Kesekretariatan dan Kebendaharaan" yang disampaikan oleh Kak Gita Silvia Dewi dan Kak Lutfiah Oktaviani. Kedua pembiacara yang luar biasa ini menyampaikan dan menjelaskan tugas-tugas atau segala hal yang dilakukan sekretaris dan bendahara. Tugas-tugas sekretaris yaitu mengatur segala administrasi, mengatur segala surat masuk dan surat keluar, membuat surat peminjaman baik alat maupun ruangan, membuat proposal acara dan tak lupa juga Lembar Pertanggungjawaban (LPJ). Tugas-tugas bendahara yaitu mengurus segala keuangan, membuat rancangan anggaran, mengumpulkan segala kuitansi dan nota yang dibutuhkan untuk keperluan acara sebagai bukti pemakaian uang. Tugas-tugas sekretaris dan bendahara tersebut dipaparkan secara detail dan terperinci.

Ternyata, menjadi sekretaris dan bendahara itu tidak bisa sembarangan loh! Seorang sekretaris harus memiliki karakter seperti:

  1. Cekatan
  2. Rapih
  3. Teratur
  4. Bertanggungjawab
  5. Komunikasi yang baik
  6. Bekerja sama
  7. Mampu mengolah dan mengembangkan informasi
Seorang bendahara harus memiliki karakter seperti:
  1. Jujur
  2. Transparan
  3. Independen
  4. Profesional
Wah, keren juga yaaa kedua jabatan ini!!!

Setelah materi selesai, peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan segala tugas individu dan tugas kelompok yang diberikan pada rangkaian acara PKMPB ini. Sehabis diskusi kelompok, diadakan evaluasi kegiatan, lalu kemudian acara selesai sekitar pukul 5 sore.

Acara ini merupakan acara yang sangat bermanfaat, disamping mendapatkan ilmu, juga mendapat berbagai kawan baru dari prodi yang berbeda. Semoga rangkaian acara PKMPB selanjutnya dapat lebih seru dan menarik lagi, seperti jargon acara ini, yaitu

"Membentuk ikatan, aktifkan gerakan, untuk matematika yang beretika!"

Sekian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



 

Life is so unpredictable Template by Ipietoon Cute Blog Design